3 Tips Solo Trip Hemat & Aman Untuk Ladies

3 Tips Solo Trip Hemat & Aman Untuk Ladies

Beberapa tahun ke belakang, cewek travelling sendirian itu terdengar “tabu”. Terlalu banyak hal yang dikhawatirkan. Malah belum apa-apa sudah langsung dijudge: ngapain cewek berkeliaran sendirian, nggak baik! Nah, lho.. Terlebih jika orang tua over protective, pupuslah sudah keinginan untuk solo trip.

Beruntung tahun 2016 yang baru saja berlalu itu membuka banyak peluang untuk berwisata. Pamor traveling seakan naik daun. Informasi dan promo wisata pun menjamur di berbagai lini masa. Tempat-tempat yang dulu tampak belum terjamah mendadak jadi primadona yang dibanjiri pengunjung.

Usaha keras Pemerintah Daerah untuk membenahi berbagai destinasi wisatanya, didukung upaya Kemenpar yang tak kenal lelah menggaungkan “Pesona Indonesia”, jelas sangat berperan dalam memajukan pariwisata kita. Ditambah maraknya pemanfaatan sosial media yang kian melekat dalam life style semua orang.

Wisata, kini sudah menjadi kebutuhan, pekerjaan, bahkan bagian dari gaya hidup. Dan itu terjadi tak hanya pada wanita, tapi juga anak-anak yang “diorbitkan” oleh orang tuanya.

Kondisi ini tentu sangat membantu para cewek yang menyukai dunia traveling. Solo trip sudah bukan masalah besar lagi. Orang tua pun perlahan percaya dan mau melepas anaknya bepergian sendirian, meski rasa cemas tetap tak bisa disembunyikan. Setidaknya eranya sudah bergeser, dari tabu menjadi seru!

Namun, buat Sobat cewek yang suka solo trip, yakinkah Sobat kalau trip yang selama ini dilakukan itu sudah hemat dan aman? Kalau sudah, boleh dong sharing di kolom komentar. Untuk yang belum, jangan khawatir.. Yuk, simak tipsnya berikut ini!

1. Riset

Sebelum melakukan solo trip, pastikan Sobat sudah mengantongi semua informasi tentang destinasi yang akan dituju. Mulai info lengkap tentang tempat wisata apa saja di kota itu, transportasi apa saja yang harus dipakai untuk menuju ke sana, dan adakah promo tiket murah.

Cari tahu juga tentang penyedia sewa kendaraan pribadi atau rental motor dan mobil, penginapan yang nyaman tapi strategis dan harga bersahabat, sampai harga tiket masuk tempat wisata yang akan dikunjungi dan jam operasionalnya. Yang tidak kalah penting, rute dan jarak tempuh dari satu lokasi ke lokasi wisata lainnya, breakdown juga waktu tempuhnya.

Kelengkapan informasi itu akan sangat membantu untuk menyusun perencanaan anggaran dan itinerary, agar solo trip tak hanya sesuai harapan, tapi juga hemat waktu dan biaya. Bukankah hasil terbaik diperoleh dari persiapan yang matang?

2. Flashpacking

Traveling murah bukan berarti menanggalkan kenyamanan, keamanan, dan wasting time. Apalagi buat cewe yang memutuskan untuk solo trip alias traveling sendirian. Karenanya, flashpacking style dirasa paling pas untuk tips ini dari sekian banyak gaya petualang yang ada.

Tak masalah naik pesawat untuk menghemat waktu dan energi ketika bepergian ke luar kota, seperti Bandung-Surabaya. Dari pada menghabiskan waktu 14-17 jam hanya untuk duduk di kereta. “Tapi harga tiketnya pasti jauh lebih mahal!”.

Eits, siapa bilang? Kan kita sudah riset jauh-jauh hari. Kita sudah mengantongi semua informasi terkait harga tiket pesawat berikut promo-promonya. Sekarang ini sangat banyak tiket pesawat murah, apalagi kalau belinya jauh-jauh hari.

Nah, saat sudah mendarat dan masih jauh jaraknya dari kota tujuan, baru gunakan gaya backpacker! Siasati dengan disambung transportasi umum (bus) dan sewa kendaraan. Misal dari Bandung mau ke Malang, tapi mendaratnya di Surabaya, maka bisa naik pesawat BDO-SUB, dilanjut bus ke Malang dan angkot sampai lokasi penginapan. Itu lebih menghemat waktu dan biaya, juga tampak aman karena di Bus dan angkot tidak lama. Sedang untuk keliling wisata dalam kota bisa pakai dan motor sewaan, asyik kan?

3. Just Ask!

Ini jurus pamungkas. Jangan sungkan atau malu bertanya. Hasil riset belum tentu sesuai dengan kenyataan di lapangan, bahkan bisa berbeda 180 derajat. Bisa saja tiba-tiba pesawat kita delay 2 jam dan tiba di kota tujuan sudah larut malam. Akibatnya angkot sudah tidak beroperasi dan terpaksa yang naik taxi atau ojeg yang harganya melangit, meski jarak dekat.

Solusi terbaik jelas mengantisipasi dengan bertanya. Tapi harus tetap waspada. Bertanyalah ke orang yang dirasa tepat. Ke polisi atau security yang sedang bertugas, ke sesama penumpang yang sama lokasi turunnya, atau ke Mbah Google!. Pokoknya “Malu bertanya, sesat di jalan”, begitu kata Si Mbah.

Oke, sob. Itu dia tips solo trip yang hemat dan aman untuk para cewek. Tips ini juga boleh banget dicoba sama cowok kok, xixixix..

Anyway, kalau nanti ternyata perjalananmu tidak sesuai rencana meski semua persiapan dirasa sudah matang, jangan frustasi dan trauma untuk bersolo trip lagi. “Coz a journey always has its own surprize!”

Damae

You May Like Also

2 Comments

  1. Menarik! Keep posting the insightfull info ya mba Damae 🙂

    1. Makasih, bu Ros.. Siap. Selalu terinspirasi juga dari tulisan2 bu Ros

Leave a Reply