Daripada Sosmed Cuma Update Kegalauan, Mending Tunjukkan “Siapa Kamu” dengan Cara Ini!

Daripada Sosmed Cuma Update Kegalauan, Mending Tunjukkan “Siapa Kamu” dengan Cara Ini!

Setiap orang diciptakan berbeda. Memiliki bakat, keterampilan, keahlian, dan pengalaman yang berbeda. Bersama hal-hal tersebut manusia tumbuh dan menghasilkan sikap, perilaku dan pemikiran yang akan membawanya hidup di kehidupan yang ia inginkan. Perbedaan itulah yang membuat setiap manusia itu unik, seperti perbedaan sidik jari setiap orang yang bisa menjadi alat identifikasi manusia. Beitu pula segala hal yang ada dalam kehidupannya, akan memberikan warna yang  berbeda pada dunia.

Di abad 21 ini, Hak Asasi Manusia dijunjung begitu tinggi. Setiap orang punya hak untuk mengeluarkan pendapatnya, memilih, beragama, hingga mewujudkan apapun yang ia inginkan. Meskipun hal itu tetap saja memiliki batas, yaitu tidak menyalahi hak orang lain. Terlepas dari itu ia berkesempatan belajar apapun yang ia mau, mengekspresikan perasaan seluas yang ia mampu.

Ditambah di dunia digital yang terus berkembang ini, hampir semua orang suka memperlihatkan baik perasaan, kegiatan, ataupun hal-hal tentang dirinya di sosial media. Tidak ketinggalan masyarakat Indonesia dengan pengguna sosial media yang menyentuh angka 88 juta jiwa, yang membuktikan betapa banyaknya orang yang suka “menceritakan” segala hal tentang dirinya.

Hal ini membuat dunia sosial media menjadi penuh warna dengan keunikan masing masing orang.  Tentu saja, hal ini akan memberikan berbagai dampak, baik dampak positif maupun negatif. Di satu sisi, seseorang bisa menunjukkan keunikan dirinya dengan baik, sehingga ia begitu dihargai. Di sisi lain, saat seseorang mengekspresikan keunikan dirinya dengan cara yang salah, tentu akan membawa dampak yang negative bagi dirinya.

Inilah personal branding. Menunjukkan atau memasarkan keunikan diri secara individu. Yang menjadi masalah adalah ketika kita salah dalam memasarkan diri kita, tentu kita akan mendapatkan dampak negative dari adanya media sosial, mulai dari bulliying, hingga hilangnya kepercayaan orang lain terhadap diri kita.

Namun, bukan berarti personal branding akan membuat kita menjadi orang lain yang begitu mementingkan image. Tapi tetap menjadi diri sendiri yang mampu merubah apa yang kita lakukan ataupun rasakan menjadi sesuatu yang bisa memberikan dampak yang baik baik bagi diri kita maupun orang lain. Mau tahu bagaimana caranya membangun pesona diri tanpa menjadi orang lain? Check this out!

  1. Jangan malu menjadi diri sendiri

Butuh rasa percaya diri tinggi serta mampu berbicara dengan baik untuk menjadi seorang MC

Menjadi diri sendiri adalah kunci utama dalam personal branding. Dengan begitu kamu bisa lebih leluasa menunjukkan bakat, ketrampilan, keahlian, bahkan sikap dan perasaan kamu. Bahkan dengan menjadi diri kamu, kamu bisa menunjukan dengan bebas mengutarakan pemikiran kamu tentang suatu hal. Menunjukkan apa adanya diri kamu akan membawa nilai plus, yaitu kejujuran diri kamu. Sehingga personal branding ini bukan hanya sebuah kedok untuk kamu, tapi sesuatu yang benar-benar menunjukkan keunikan diri kamu apa adanya. Tidak ada yang salah menjadi diri kamu sendiri, karena setiap orang berbedalah alasan dunia menjadi berwarna. Jadi, jangan mau menunjukkan warnamu sendiri pada dunia.

  1. Tunjukkan nilai positif dan negative dari setiap hal yang kamu lakukan

Komunitas WEGI saat melakukan aksi menanam pohon di balai penangkaran elang, Kamojang Kab Bandung.

Ketika kamu mengunggah kegiatanmu yang sedang melakukan kegiatan kerja bakti, kamu berharap orang lain akan terpancing untuk melakukan hal yang sama sehingga akan lebih banyak kebaikan yang tersebar lewat postingan kamu. Tapi, tidak hanya hal ini yang patut untuk diceritakan. Ketika kamu melakukan kesalahan pun kamu bisa mengunggahnya, namun sebelum itu kamu harus bisa mengubahnya menjadi pelajaran yang bisa diambil oleh setiap orang sehingga tidak ada orang yang melakukan kesalahan yang sama seperti dirimu. Ingatlah, jangan malu ketika kamu salah karena setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, tapi malulah jika tidak mau mengakui kesalahan dan tidak pula memperbaikinya. Setidaknya, kamu bisa terus membawa dampak positif dalam menggunakan sosial media, dan menunjukkan betapa bijaksananya dirimu dalam mengatasi masalah.

  1. Buat profil seunik dirimu

Setelah menunjukkan keunikan diri lewat sikap dan perilaku, personal branding kamu berlanjut pada pembuatan profil yang menggambarkan dirimu. Dengan membuat profil, kamu bisa lebih jelas mengenalkan, baik pada dirimu sendiri maupun orang lain, mengenai bakat, keterampilan, hingga keahlian yang kamu miliki.

Dengan profil yang menginterpretasikan diri sendiri, kamu akan semakin menyempurnakan personal branding yang sesuai dengan diri kamu sendiri. Misalnya kamu yang suka seni bisa menggambarkan profil yang sesuai diri kamu dengan ilustrasi gambar diri kamu. Dengan ilustrasi, kamu berusaha menggambarkan profil kamu yang menyukai seni ataupun berbakat di bidang seni.

Seperti pemuda satu ini, ia belajar seni desain grafis secara otodidak. Menonjolkan sisi dirinya yang menyukai dunia desain grafis lewat karya-karyanya yang bisa kamu lihat di akun instagramnya @rizkysdxiiq. Kamu juga bisa memesan gambar artistik yang dibuat dari foto kamu ditambah pernak-pernik yang bisa menggambarkan diri kamu.

Deretan karya Iki yang bisa dijumpai di laman blognya http://rizkysiddiq.blogspot.com

Desain vector merupakan salah satu jenis desain grafis yang menggunakan perhitungan matematis yang meliputi berbagai parameter yang menyusun sebuah objek, seperti posisi koordinat, tebal tipisnya garis luar, warna, sehingga desain vector ini dapat mengubah bentuk, ukuran dan parameter lain tanpa terjadi penurunan kualitas.

Tentu bukan perkara mudah belajar desan yang memerlukan keseimbangan antara point, line, path, color, shadow, dan highlight ini, tapi tentu saja bukan hal yang mustahil untuk menguasainya jika kita mau belajar dengan keras. Desain ini biasanya digunakan untuk membuat desain logo, kartun hingga letterhead. Diperlukan keahlian lebih untuk mengubah foto menjadi desian vector. Namun, dengan ketekunan dan bakatnya, Rizky bisa mengubah foto, dengan tekstur kompleksi yang sulit menjadi ilustrasi yang indah dan unik.

Hasil jari lincah Iki dalam memvector obyek burung secara detil.

Pemuda asal Garut ini biasa membuat desain vectornya dengan aplikasi Corel Draw dan Adobe Photoshop. Mulai dengan harga 50K, kamu bisa mendapatkan desain artistik dari foto profilmu yang memesona. Pemuda kelahiran 12 Agustus 1997, ini juga dapat membuat desain kaos ataupun logo yang bisa mewakili identitas suatu produk. Rizky juga menerima permintaan pembuatan desain poster dan desain grafis lain dengan dengan hasil yang tentu saja memuaskan.

Jadi, tidak perlu menjadi orang lain untuk bisa membangun personal brandingmu sendiri. Kamu hanya perlu menunjukkan keunikan dirimu tanpa berpura-pura. Dengan apa adanya dirimu, kamu bisa menunjukkan pada dunia bahwa perbedaanmu mampu membawa hal positif, sekecil apapun itu. Sehingga kamu tak hanya menciptakan personal brandingmu, tapi juga membawa manfaat untuk orang lain. Berminat mencoba untuk menjadi lebih mempesona?

Author Gravater

Hilda

“Jika tak ingin menyesal, lakukan sekarang. Kau hanya hidup sekali”. Just call me Dae. Aku mahasiswa jurusan Jurnalistik di UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang sedang berkutat dengan tugas yang tiada akhir. Sapa aku di Instagram @dae08hyun. Aku tidak menggigit, mungkin sedikit menarik.

1 Comment

  1. be unique and be confident. Thank you, Dae! Salam kenal ya

Leave a Reply