5 Resep Buat Kamu yang Ilfeel sama “Dia”

5 Resep Buat Kamu yang Ilfeel sama “Dia”

Sudah menjadi kodrat seorang manusia berbeda dengan yang lainnya. Karena Tuhan tidak pernah menciptakan manusia yang sama, meskipun mereka pernah berada di rahim dalam waktu yang sama. Tentu ada perbedaan, baik rupa, sikap, maupun pemikiran. Apalagi, setiap manusia diberikan kebebasan untuk berpikir, bersikap, hingga berpendapat. Meskipun hak itu masih dibatasi oleh hak orang lain. Bersama hak itu, manusia tumbuh dan berkembang, memberi pengalaman dalam buku hidupnya.

Hal ini lah yang menjadi salah satu alasan beragamnya pola hidup manusia. Seseorang dengan pengalaman hidup di desa tentu tidak akan sama dengan seseorang yang pengalaman hidupnya di kota. Orang yang hidup dengan keuarga yang lengkapi tentu akan berbeda dengan orang yang hidup tanpa orang tua.

Pengalaman hidup yang berbeda itu akan membuat perbedaan pada diri setiap orang. Bagaimana ia bersikap, berpikir, bahkan bahkan berbicara. Perbedaan inilah yang membuat dunia berwarna. Namun, hal itu pula yang membuat dunia terpecah belah. Karena lebih banyak orang yang mempermasalahkan perbedaan tanpa menyadari bahwa dirinya juga diciptakan berbeda dengan lainnya.

Rasa benci yang sering terjadi  karena perbedaan sikap, pendapat dan pola pikir terasa kurang dewasa. Jadi, buat kamu yang sering tiba-tiba merasa ilfeel kepada seseorang, sebaiknya segera menghilangkan rasa itu. Bukan hal yang tidak mungkin, selama kamu mau mencoba? Ingin tahu caranya? Check it out.

  1. Ingat kembali pertemuan awal

Dengan mengingat bagaimana kalian bertemu, mungkin akan mengurangi rasa ilfeel kamu. Kamu akan sadar sudah berapa lama kamu mengenal dia dan sadar bahwa mungkin saja waktu kalian mengenal belum cukup lama hingga banyak sikap maupun yang belum terlihat. Kebanyakan orang akan berpikir “ia berubah” jika adanya perbedaan, karena pertemuan awal yang sempurna. Namun, yang harus diingiat bahwa tidak ada seseorang yang mengetahui diri orang lain secara penuh, pasti ada hal-hal yang tersembunyi dalam diorang lain yang tidak dapat diketahui. Dengan kembali mengingat pertemuan awal kamu akan menyadari banyak hal yang terjadi, dan kamu bisa mengambil kesimpulan bagaimana dia “sebenarnya” bersikap karena mungkin saja itulah sikapnya yang sebenarnya.

  1. Pikirkan alasan klik

Ketika kamu menjalani hubungan dengan seseorang, baik dalam ikatana pertemanan, persahabatan, bisnis hingga asmara pasti ada hal yang menjadi alasan kamu mengambil keputusan untuk berhubungan. Alasan itu yang membuat kamu klik dengan dia. Ada hal-hal yang sesuai dalam dirinya yang sesuai dengan diri kamu ataupun ekspektasi kamu. Dengan kembali memikirkan alasan klik itu, dapat mengurangi rasa ilfeeil kamu pada dia. Karena pada kenyataannya dibalik pemikiran, sikap atau perilakunya yang berbeda dengan kamu, masih ada persamaan, alasan klik yang membuat kalian bersama.

  1. Berusaha melihat dari matanya

Seperti dirimu yang memiliki pengalaman hidup, kamu juga harus menyadari bahwa ia yang memiliki pengalaman hidup yang berbeda dengan kamu. Lingkungan dimana ia hidup, bagaimana ia diperlakukan, hingga bagaimana ia diajari akan membawa sikap, perilaku dan pola berpikir yang berbeda denganmu. Kamu seharusnya bisa mengira bagaimana ia bersikap dengan segala pengalaman dan latar belakan yang ada pada dirinya. Memahami bagaimana ia mengambil keputusan dengan segala hal yang pernah terjadi dalam hidupnya. Mengerti bagaimana ia berbicara setelah berbagai hal yang ia lewati. Berusaha menahami sudut pandangnya, mengapa ia melakukan, berpikir maupun bersikap seperti itu. Hal ini akan membuat kamu akan lebih mudah menerima dirinya meskipun ada hal yang membuat kamu ilfeel  dengan dia.

  1. Ingat jika setiap orang diciptakan berbeda

Alasan dunia berwarna adalah karena tipa makhluknya berbeda. Coba bayangkan jika setiap orang memiliki sikap, perilaku dan pemikiran yang sama. Betapa membosankannya dunia, tanpa ada orang-orang special di dalamnya. Tanpa ada sikap saling mengisi, melengkapi, dan toleransi. Memang ada sikap yang akan sama, tapi tentu saja tingkatannya akan berbeda. Misalnya saja sedikit pemarah, suka berbohong, sangat pemalu, hingga cukup pandai. Semua hal memiliki kadarnya sendiri sesuai dengan penciptaannya. Hal ini yang harus diingta jika kamu merasa ilfeel pada orang lain, mungkin kadarnya berbeda dengan kamu agar bisa melengkapi kekuranganmu.

  1. Komunikasikan dengan dia

Semua hal dapat dikomunikasikan. Meskipun hasilnya tidak akan berubah, setidaknya kamu sudah berusaha dengan kembali mendiskusikannya bersama. Jika kamu hanya diam, dia tidak akan mengerti keadaan kamu, seperti halnya kamu tidak akan mengetahui alasan ia berpikir ataupun bersikap seperti itu. Dengan membicarakan dengan tenang perbedaan yang ada, hal-hal apa yang tidak kamu suka dari dirinya hingga bagaimana untuk mengatasi masalah ini akan membuat hubungan kalian lebih baik. Tidak saling berdiri dengan pendapat masing-masing tanpa mau berkomunikasi, hal ini hanya akan semakin memperkeruh suasana hati kamu yang ilfeel padanya. Lebih baik untuk jujur dan membicarakan dengan baik apa adanya, sehingga baik kamu ataupun dia akan terasa lebih lega tanpa saling membebani.

Jadi, kamu harus kembali menyadari bahwa ada banyak hal yang bisa membuat kamu tidak membenci seseorang karena pemikiran ataupun sikapnya. Membenci orang lain hanya akan membuat kamu terus merasa sedih dan kesepian. Daripada kamu terjebak dalam rasa ilfeel  dan benci yang berkepanjangan,  lebih baik kamu menyadari bahwa akan lebih menyenangkan jika kalian bisa saling menerima dan mendukung satu sama lain meski kalian berada di lintasan yang berbeda. Bukankah dengan itu dunia akan lebih indah?

Author Gravater

Hilda

“Jika tak ingin menyesal, lakukan sekarang. Kau hanya hidup sekali”. Just call me Dae. Aku mahasiswa jurusan Jurnalistik di UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang sedang berkutat dengan tugas yang tiada akhir. Sapa aku di Instagram @dae08hyun. Aku tidak menggigit, mungkin sedikit menarik.

5 Comments

  1. Intinya sih siap enggak siap kita harus siap ya. Karena rasanya enggak ada orang yang benar-benar siap untuk masa depan.

  2. iya..sebuah keberhasilan adalah perjuangan ketika berpijak di atas kaki sendiri

  3. Harus selalu siap dengan segala macam perubahan dan ada hal yang di luar ekspektasi kita. Menghadapi ke 4 hal diatas memang tidak mudah tapi perlu kita usahakan sebaik mungkin. Ulasannya bagus. Semangat terus ya, teh. 🙂

  4. postingan ini nyentil aku yang galau sama masa depan..takut salah jalur jadi belum nentuin mau apa kedepannya 🙁 nice post mba, salam kenal!

  5. yang muda yang bersemangat
    bekali ilmu untuk menyongsong masa depan

Leave a Reply