Menjadi Wanita “Shaleha” ala Jupe

Menjadi Wanita “Shaleha” ala Jupe

Dunia hiburan tanah air kembali kehilangan seorang seniman kebanggan. Tak hanya multitalenta, wanita yang akrab disapa Jupe ini dikenal sebagai sosok yang sangat hangat dan bersahabat. Tak heran media massa berulang-ulang mengabarkan duka ini sejak Sabtu siang kemarin, bahkan hampir semua sosial media banjir ucapan #RIPJuliaPerez dari berbagai kalangan, mulai artis, pejabat pemerintah, public figure, hingga masyarakat luas terutama penggemar setia Jupe.

Sejujurnya saya bukan fans Jupe, karena memang saya jarang sekali mengikuti infotainment dan tidak tahu banyak tentang dunia artis. Tapi mendengar kabar kematian pedangdut, aktris, dan komedian yang memiliki nama asli Yuli Rahmawati ini, membuat hati saya tergerak untuk mengulik sedikit kisah hidupnya. Dan seketika berdecak kagum akan kemuliaan hati dan segudang inspirasi yang ia berikan pada semua orang.

Apa saja inspirasi dari Jupe untuk kaum hawa selama masa hidupnya?

1. Bersahabat dengan semua orang

Menjadi wanita yang bisa bersahabat dengan siapa saja, saya akui sangat tidak mudah. Menjadi sahabat berarti harus ‘membunuh’ sikap egois, senantiasa mau mengerti dan saling menghargai. Juga bersedia memaafkan tanpa pandang bulu. Terlebih dunia artis tak pernah lepas dari terpaan gosip, haters, dan beragam godaan lain yang mau tak mau bisa membuat kita dibenci orang lain.

Tapi Jupe berhasil menaklukkan risiko itu, dan berjalan dengan menggandeng tangan semua orang. Tak terhitungnya luapan tangis dan doa yang mengiringi Jupe ke peristirahatan terakhir, menjadi bukti betapa banyak sahabat Jupe, betapa berharganya Jupe di mata semua orang. Bahkan lebih dari sahabat, tak sedikit diantara mereka yang menganggap Jupe seperti kakak, ibu, dan keluarga sendiri.

2. Semangat berbagi yang tak lekang oleh keadaan

Banyak dari kita yang selalu berpikir seribu kali untuk berbagi dengan orang lain. Berbagi waktu, ide, tenaga, apalagi materi, seolah terasa amat berat dan seringkali kita sekat dengan berbagai keadaan (yang mungkin kita ciptakan sendiri). Karenanya kerap kita dengar tagline: berbagi bukan hanya dengan materi. Semata untuk mengingatkan kita kalau sekecil apa pun yang bisa kita berikan untuk orang lain, itulah ‘berbagi’. Bukankah manusia paling baik ialah manusia yang paling bermanfaat?

“(Kita harus) berbuat baik, karena itu yang akan menjadi pegangan di akhirat. Bukan harta, kecantikan, atau jabatan, yang dikenang adalah kebaikan.” ~ Julia Perez

Hal ini yang saya temukan dari sosok Jupe. Kebaikan hatinya tak pernah menunda keinginan untuk berbagi. Bahkan saat dia butuh biaya pengobatan, dia justru menjual cincin berlian untuk meneruskan pembangunan sebuah mushola. Saat para sahabat berniat mengumpulkan donasi untuk membantunya saat kondisinya belum separah beberapa bulan terakhir, dia malah bilang begini: jangan sekarang, saya masih mampu, di luar sana banyak yang lebih membutuhkan. Hingga menjelang kematiannya, ini doa terakhir Jupe, “Ya Tuhan, tolong beri saya kesembuhan. Saya masih berguna untuk orang lain.” Subhanallah.. Merinding!.

3. Berbakti pada orang tua

Menjadi anak yang berbakti tentu dambaan semua orang, doa semua orang tua pada anaknya. Namun kenyataan menjalani dan berupaya menjadi anak berbakti tak pernah sepi dari ujian. Tak sedikit contoh kisah nyata yang difilmkan terkait pengejawantahan kata berbakti ini.

Begitu pun Jupe. Meski pernah tersandung kisah cinta yang tak direstui ibunda, akhirnya Jupe rela ‘terluka’ demi menuruti keinginan orang tuanya. Kisah cinta yang pernah digadang paling membahagiakan itu kandas di tengah jalan. Sampai akhir hayat, Jupe benar-benar memperjuangkan kebahagian ibu dan keluarga. Di beberapa kesempatan dia juga selalu menunjukkan pada media, betapa ia mencintai ibu, adik, dan keluarga.

4. Menjadi pendamai, solusi, dan inspirasi

Selaiknya wanita dan manusia biasa, tetap memiliki emosi dan bisa meneteskan air mata. Terkadang marah, sedih, kecewa, dan pengalaman pahit datang silih berganti. Tak jarang wanita lepas kendali dan meluapkan segalanya pada situasi dan kondisi yang kurang tepat. Hal ini pun pernah Jupe alami. Beruntung kebijaksanaannya berhasil mengalahkan keegoisan dan ia kembali menjadi Jupe yang berhati damai.

Ini tercermin dari pendapat para sahabat tentang Jupe. Semua berterima kasih atas support, inspirasi, solusi, dan kebaikan hati Jupe yang pernah diterima masing-masing sabahatnya. Tak heran ia dipanggil ‘mamita’, berkat sifat keibuan yang ia tunjukkan ke semua orang.

Bahkan artis Dewi Persik yang pernah berseteru dengannya pun menangis tersedan saat menghadiri pemakaman Jupe, seraya bilang: “Jupe sempat bilang begini ke saya, ‘saya menyesal pernah berantem sama kamu, hati saya sebenarnya tidak bermaksid begitu, saya menganggap kamu seperti adik sendiri'”. Adakah yang lebih indah dari hati yang damai dan mendamaikan hati orang lain?

5. Menjadi wanita teladan ketegaran

Wanita identik dengan label rapuh, lemah, cengeng, penakut, dan enggan tersakiti. Karenanya diciptakan sosok lelaki yang dipasangkan untuk melengkapi, melindungi, dan mengayomi wanita. Tentu menjadi wanita yang kuat dan tegar pun terbilang langka dan tidak semua wanita sanggup menjalaninya.

Tapi tidak untuk Jupe. Ia membuktikan betapa ia kuat menjadi tulang punggung keluarga. Betapa ia sabar dan ikhlas menerima penyakit kanker serviks yang akhirnya merenggut nyawa. Dan betapa ia tegar jatuh bangun dalam kisah cinta hingga konon tersirat dalam lagu “Aku Rapopo” yang pernah ia lantunkan. Satu kutipan yang saya petik ini agaknya tepat menggambarkan betapa Jupe memang teladan ketegaran,

“Daripada terus memikirkan apa yang hilang darimu, sebaiknya pikirkan apa yang bisa engkau raih dengan semua kehebatanmu.” ~ Julia Perez

Demikian 5 hal yang saya pelajari dari sosok Jupe. Semoga juga bisa menginspirasi Anda, pembaca setia blog ini. Di akhir tulisan ini saya bergumam, “Aaa.. Inikah teladan bagaimana menjadi ‘Wanita Shaleha’ ala Jupe?”.

Semoga Allah menempatkan almarhumah Jupe di singgasana terbaik-Nya.

*Dipelajari dari berbagai sumber. Bila ada salah tulis, mohon dikoreksi

Damae

1 Comment

  1. […] Itu salah satu mutiara dari sosok mantan suami model pria Damien Perez (Yusuf Perez). Lebih lengkap bisa Anda temukan di laman Jejak JalanDamai.com. […]

Leave a Reply