Hujan yang Jatuh dari Perut Bumi

“Mana ada yang jatuh dari bawah, segala sesuatu yang jatuh pasti dari atas!”. Membaca judul tulisan ini, mungkin Anda akan berpendapat demikian. Kodratnya, jatuh memang dari atas. Tapi itu tidak berlaku bagi sebuah tempat yang akan saya ceritakan.

Kereta Api di Kawah Abadi

Tuuut… Gujesgujesgujes… Tuuuut… Gujesgujesgujes… Tuuuut… Suara mirip kereta api itu benar-benar terdengar jelas dari kejauhan. Anehnya ini bukan stasiun atau jalanan yang dilintasi rel kereta. Bagaimana bisa ada kereta di dalam kawasan hutan lindung? Sebagai gadis yang mengaku pecinta kereta api, tetiba merasa malu lantaran seumur hidup baru kali ini tahu.

Menyelami Kesunyian Museum Linggarjati

Touch down, Kuningan City! Setelah menanti hujan reda di kawasan hotel Neo pagi tadi, rombongan #Jelajah4G akhirnya meluncur ke Kuningan sekitar pk. 10.30 WIB. Di destinasi terkahir ini, para #Generasi4G akan diajak untuk bernostalgia dengan sejarah Indonesia. Dikenalkan pada bagaimana perjuangan diplomasi para pemimpin terdahulu untuk merebut kembali tanah air tercinta dari tangan Belanda. Finally,…

Continue Reading

Kepiluan Telaga Remis

Mentari baru saja bergeser dari atas ubun-ubun, saat peserta #Jelajah4G tiba di kawasan Telaga Remis. “Sejuknya… Serasa kembali ke peradaban”, kata Irfa, delegasi Bandung Berkebun, begitu keluar dari mobil Chevrolet putih yang ia tumpangi. Rindangnya pepohonan di tanah milik Perhutani ini membuat Telaga Remis adem. Sungguh 180 derajat terbalik dari kota Majalengka-Kuningan, bahkan dengan hawa…

Continue Reading