Flashpacker 3 Hari 2 Malam di Malang

Flashpacker 3 Hari 2 Malam di Malang

Senja baru saja tenggelam saat pesawat yang kunaiki dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, landing. Meski puluhan kilometer memisahkan Bandara Juanda dengan Surabaya yang kutuju, aroma khas beragam kuliner kota Seribu Taman itu seolah menghipnotis penciumanku. Ingin lekas mencicipi tahu tek, tahu telor, rujak cingur, rujak petis, lontong kupang, nasi pecel, soto surabaya, pentol, sampai aneka olahan bebek dan iga.

Aishh.. Jangan banyak berkhayal, Damae! Surabaya bukan destinasi kali ini, sempat makan satu menu saja sudah syukur. Kecuali kamu ingin kemalaman tiba di Malang.”, tetiba seolah ada yang mengingatkan.

Lekas kurapikan hijab yang tertindih tali tas. Bekal untuk itinerary 3 hari 2 malam ini cukup membuat punggungku pegal. Iyes, untuk kali ini aku milih model Flashpacker. Demi kenyamanan dan efektivitas waktu, tentu saja kupilih pesawat ketimbang kereta atau bus untuk menempuh Jabar-Jatim. Eitz, ini bukan berarti jadi manja, lho. Perjalanan berikutnya ditempuh dengan bus dan motor pun siap kulakoni untuk mendapat sensasi yang kuinginkan.

Sembari melirik resto-resto bandara yang menggoda, aku berjalan menuju pintu keluar bandara. Nah, itu dia, bus yang bisa mengantarku ke terminal Bungurasih.

Baiklah. Mari meluncur ke Ngalam!

Hari Jumat (Sore)

  • 16.30 – 18.00 | Take off di Bandara Husein Sastranegara, Bandung dan Landing di Bandara Juanda, Sidoarjo
  • 18.10 – 18.40 | Perjalanan bus Bandara Juanda ke terminal Bungurasih, Surabaya
  • 18.50 – 20.30 | Meluncur ke Malang pakai bus antarkota via tol, turun di pertigaan Karanglo
  • 21.00 – 21.15 | Ambil arah Batu, naik angkot merah menuju Fariz Hotel
  • 21.15 – 22.00 | Check in hotel, mandi, istirahat

Tips

  • Tarif bus bandara sampai terminal Bungurasih, 25 ribu. Selain bus, bisa pakai taxi yang tersedia di bandara. Jarak yang ditempuh sekitar 15 km. Banyak juga yang menawarkan angkutan dari Bandara langsung Malang, tapi mahal, sekitar 200-300 ribu.
  • Bus Surabaya-Malang ready setiap saat. Mau AC atau “harga ekonomi rasa AC”, ada semua. Tarif bus AC via tol sebesar 25 ribu. Untuk “harga ekonomi rasa AC” bisa setengahnya. Bus ekonomi juga lewat tol, tapi hanya sampai Gempol, tidak seluruhnya.
  • Angkot jurusan Batu dari pertigaan Karanglo minimal 4 ribu. Tapi kalau malam hari, angkot baru bisa jalan kalau supir mengantongi minimal 40 ribu sekali jalan ke Batu. Artinya, mau naik sendirian atau banyakan, tetap sama aturannya. Jangan bayangkan bakal terus ramai penumpang seperti angkot di Bandung, ya! 😀 Bisa juga pakai ojeg di lokasi yang sama, minimal tarif 15-20 ribu, susah ditawar.
  • Fariz Hotel dekat UTN, searah menuju Batu, pas untuk bermalam sebelum mengelilingi kota Batu esok hari.

hari2

Hari Sabtu

  • 07.00 – 08.00 | Mandi, ganti kostum, make up
  • 08.00 – 08.45 | Sarapan dan serah terima sewa motor
  • 08.45 – 09.00 | Memastikan semua “alat tempur” masuk tas kecil
  • 09.00 – 10.00 | Berangkat dari hotel ke Jatim Park 2, pakai motor
  • 10.00 – 15.00 | Berpetualang di Batu Screet Zoo dan Museum Satwa
  • 16.00 – 17.00 | Menikmati keindahan kota Batu di Oemah Kayu
  • 17.30 – 19.30 | Menyatu dengan gemerlap kota Batu di Batu Night Spectacular (BNS)
  • 20.00 – 20.30 | Santap malam di Bakso Solo Kidul Pasar
  • 21.00 – 22.00 | Check in hotel di Malang, mandi, istirahat

Tips

  • Gunakan make up natural dan model hijab outdoor (memberi ruang terbuka ke leher agar kepala dan badan tidak pengap/kepanasan). Pilih sepatu sport/kets/flat.
  • Banyak nomer kontak yang bisa dihubungi untuk sewa motor, tapi hanya 3 yang rekomendasi: (Parapapa) 081945999245, (Antok Kinanthi) 08999609267, dan 081235343888. Alasannya Fast Respon, WhatsAppable, dan ramah. Tarif sewa berkisar 60 ribu/hari. Dapat 2 helm, jas ujan, dan cukup jaminkan kartu indentitas asli semacam KTP,SIM, atau paspor.
  • “Alat tempur” yang dimaksud adalah gadget dengan full batery, tongsis, power bank + charger, tisu, topi, kacamata, kelengkapan berkendara, dompet, air mineral dan camilan (jika perlu).
  • Tiket terusan Batu Screet Zoo dan Museum Satwa di Jatim Park 2 seharga 105 ribu. Banyaknya wahana dan luasnya area Jatim Park 2 ini seakan tak cukup dikelilingi satu hari, apalagi hanya beberapa jam. Jadi cukup lihat sekilas agar tak kehabisan waktu dan semua wahana sempat dicoba.
  • Untuk menuju Oemah Kayu harus melalui pintu Perhutani dulu, bayar 6 ribu, parkir diminta lagi 5 ribu. Keindahan alam dari ketinggian ribuan kaki bisa dinikmati dari rumah yang dibangun di puncak pohon. Sensasi menakjubkan bisa didapat saat senja dan malam hari, sayangnya jalanan menuju ke lokasi lebih aman ditempuh saat siang.
  • Tiket masuk BNS ada yang dijual satuan mulai 30 ribuan dan terusan (tergantung pilihan). Jika fisik mulai lelah, pilih tiket satuan dan nikmati wahana yang tidak ekstrim. Ada baiknya memakai pakaian hangat yang simple agar tubuh tidak masuk angin.
  • Bakso Solo Kidul Pasar memiliki aneka menu, harga mulai 10-18 ribu. Pilihan minumannya juga lengkap dan murah, seperti es jeruk dan es teh yang dibandrol 3 ribu dan 2 ribu.

harike1batu

omahkayoefix

Hari Minggu

  • 08.30 – 09.00 | Mandi, ganti kostum, make up
  • 09.00 – 10.00 | Sarapan
  • 10.15 – 10.45 | Memilih perlengkapan konvoi Arema di Arema Shop
  • 11.00 – 12.00 | Konvoi perayaan AREMA
  • 12.30 – 13.30 | Makan Bakso Presiden di tepi rel kereta
  • 14.00 – 14.30 | Hunting oleh-oleh khas Malang
  • 15.00 – 18.00 | Bersih-bersih dan istirahat di hotel
  • 18.30 – 19.30 | Menyeduh kehangatan STMJ Pak Sentot
  • 20.00 – 20.30 | Makan Burger Buto
  • 21.00 – 21.30 | Balik ke hotel, istirahat

Tips

  • Arema shop menyediakan berbagai atribut Arema, mulai kaos, syal, topi, boneka singo edan, jaket, bantal, sampai gantungan kunci. Selain Arema Shop, atribut Arema juga banyak dijajakan di trotoar sepanjang jalan kota Malang
  • Konvoi dimulai dari depan gedung Walikota sampai kota Batu. Anda bisa ikut sebagian rute atau seluruhnya. Namanya perayaan, tentu tidak setiap pekan, hanya saat-saat tertentu seperti merayakan kemenangan pertandingan, turnamen, atau kompetisi. Tak salah untuk disisipkan sebagai agenda wisata karena warga Malang sangat gibol dan menjiwai banget tim kesayangannya, artinya “terjebak” konvoi sangat mungkin terjadi kala Anda di Malang, so jadikan saja ini sebagai agenda wisata. Tak rugi koq, bahkan seru dan punya kesan tersendiri bagi wisatawan: bisingnya suara supporter, klakson, musik, juga mobil/motor polisi. Just have fun with Singo Edan!
  • Bakso presiden paling excited disantap saat kereta lewat. Silahkan cek jadwal kereta khususnya Surabaya-Malang. Pilih tempat duduk di luar ruangan agar bisa melihat langsung kereta yang melintas.
  • Oleh-oleh khas Malang diantaranya ada di “Pao Telo” yang menyediakan aneka Bakpao Telo (ketela/singkong), sari buah apel, coklat apel, dodol apel, pia apel. Kalau oleh-oleh khas Batu, banyak terlihat di sepanjang kota Batu menuju Jatim Park.
  • Warung STMJ ini terbilang unik. bertempat di jalan Simpang Kawi (Bareng Kulon), Malang. Ambiencenya dapet banget, di ujung gang dan tidak luas tapi rame terus. Wedang jahenya bikin lega tenggorokan.
  • Burger Buto bisa menggantikan makan malam karena porsinya besar dan lengkap isinya (daging, sayur, roti).

hari21ok

presidenok

HARI SENIN

  • 07.00 – 08.00 | Mandi, beberes, dan packing
  • 08.30 – 08.30 | Sarapan
  • 09.00 – 11.00 | Keliling Malang dengan bus MACYTO
  • 11.30 – 12.00 | Check out hotel
  • 12.30 – 13.00 | Tiba di terminal Arjosari, mengembalikan motor
  • 13.00 – 15.00 | Perjalanan Malang-Surabaya
  • 15.15 – 15.45 | Menuju Bandara Juanda
  • 16.00 – 17.30 | Menikmati keindahan awan dan senja dari pesawat SUB-BDO. Welcome home..

Tips

  • Bus MACYTO beroperasi Senin-Sabtu pk. 09.00-11.00 dan 14.00-16.00, sedang hari Minggu jadwalnya pk 09.00-12.00 WIB, dari depan Balai Kota Malang. Wisatawan dapat menaiki bus ini tanpa dipungut biaya apa pun, tapi harus menunjukkan sesuatu yang bisa membuktikan kalau benar dia wisatawan. Contoh bukti bisa berupa tiket kereta/pesawat, KTP non-Malang, struk booking hotel, dan sejenisnya. Bus ini hanya berkapasitas 40 orang (tingkat 1-2), jadi datang lebih awal agar tidak kehabisan seat.
  • Tempat pengembalian sewa motor bisa didiskusikan dengan pemilik motor, misal request di lokasi yang terakhir dituju. Jangan lupa KTP atau kartu identitas diminta kembali.

Akhirnya.. Petualangan bobotoh Persib cantik satu ini di kota Arema berakhir sudah. Puas hati berkeliling seorang diri menggunakan sepeda motor sewaan. Satu “gembolan” oleh-oleh langsung diserbu keluarga begitu tiba di rumah.

Dan, baru sadar ternyata berangkat hingga pulang sama-sama diiringi oleh senja. Pesonanya menjingga di hati, membuatku tak sabar ingin kembali, ke Ngalam si pemilik Singo Edan. []

Damae

Leave a Reply